METODE FINDRISC SEBAGAI PREDIKTOR DM TIPE 2 BERHASIL MERAUP JUARA 1 PIMNAS 2019

Kegiatan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) merupakan salah satu upaya membangun citra keberhasilan pendidikan dalam melahirkan karya-karya ilmiah dan inovatif untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta peran mahasiswa dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Kegiatan ini memberi peluang kepada mahasiswa untuk memaparkan karya kreatif dan inovatif berupa presentasi LKTI, ini memberi kesempatan lebih luas bagi mahasiswa untuk mengikuti kompetisi dan wahana belajar yang baik.

Pekan Ilmiah mahasiswa nasional adalah Kompetisi mahasiswa Poltekkes seluruh indonesia, dimana mahasiswa dapat bertemu dengan mahasiswa lain untuk saling berkompetisi dan menambah wawasan serta ilmu baru bagi peserta lomba pekan ilmiah mahasiswa nasional (PIMNAS). Lomba karyatulis ilmiah (LKTI) ada beberapa tahap, yang pertama seleksi berkas karya tulis, kedua pengumuman 10 besar finalis yang lolos, yang ketiga 10 besar finalis yang lolos melakukan persentasi hasil penulisan dan hasil karya ilmiah. PIMNAS tahun 2019 diselenggarakan oleh Poltekkes Tanjungkarang dengan mengundang seluruh mahasiswa Poltekkes seluruh Indonesia.

Mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Yogyakarta berhasil meraup juara 1 dalam kegiatan ini dengan mengajukan judul Metode FINDRISC sebagai Prediktor DM Tipe 2 pada Mahasiswa Baru Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Finnish Diabetes Risk Score (FINDRISC) adalah sebuah kuesioner yang efektif untuk melakukan penilaian tingkat risiko individu menderita DMT2 dalam 10 tahun. FINDRISC menjadi salah satu kuesioner yang direkomendasikan oleh IDF dan telah diterjemahkan ke dalam 16 bahasa serta digunakan di banyak negara di dunia.

Berdasarkan uji coba yang dilakukan didapatkan hasil berupa 43,3% responden mempunyai tingkat risiko sangat rendah, 41,6% responden mempunyai tingkat resiko rendah, 13,3% responden beresiko sedang, dan 1,6% beresiko tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa baru jurusan gizi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta mempunyai tingkat resiko sangat rendah.

Selamat kepada Afathunnisa Azzahra R, Nisaa Salsabil Wirahita dan Fatiha Amaliya Rahmah telah mengharumkan Jurusan Gizi Polkesyo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *